Tata Tertib Peserta Didik

BAB I

Pasal 1
KETENTUAN UMUM

  1. Tata tertib adalah peraturan yang berlaku dan harus diikuti oleh setiap peserta didik SMK Sunan Drajat Lamongan.
  2. Tata tertib sekolah ini dimaksudkan sebagai rambu-rambu bagi peserta didik dalam bersikap, bertingkah laku, bertindak, berbicara dan melaksanakan kegiatan sehari-hari disekolah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang kondusif/baik/harmonis.
  3. Tata tertib ini disusun berdasarkan pada nilai-nilai ajaran Islam.

 

Pasal 2
KETENTUAN BERPAKAIAN

I.  PAKAIAN SERAGAM SEKOLAH

A. Umum

  1. Pakaian seragam sekolah adalah pakaian yang dipakai setiap hari sabtu sampai kamis.
  2. Sepatu peserta didik berwarna hitam dan berkaos kaki ukuran panjang berwarna putih
  3. Seragam praktek/katelpak/jas dipakai setiap kegiatan praktikum dilaboratorium/bengkel.
  4. Baju olah raga dipakai setiap kegiatan olah raga, Kegiatan OSIS dan Ekstrakurikuler (baju olah raga yang sudah ditentukan tidak boleh dirubah).
  5. Selama KBM berlangsung Laptop hanya digunakan pada waktu pelajaran produktif IT atau pelajaran IT lainnya.
  6. Selama berada dilingkungan sekolah tidak diperkenankan mengenakan jaket/sweater atau sejenisnya dan memakai topi selain topi SMK SDL.
  7. Peserta didik diwajibkan mengikuti Ekstra Kurikuler pramuka yang dilaksanakan pada hari yang ditentukan oleh sekolah.
  8. Peserta didik diwajibkan mengikuti kegiatan rutin apel pagi dan sholat dhuhur berjamaah

B. Larangan

  1. Selama pendidikan peserta didik tidak diperbolehkan menikah dan hamil
  2. Peserta didik tidak diperbolehkan membawa dan memakai Handphone (HP)/Tablet/Speaker aktif dan sejenisnya.
  3. Peserta didik yang tempat tinggalnya lebih dari radius 5 km dari SMK Sunan Drajat Lamongan diwajibkan untuk tinggal di Pondok Pesantren Sunan Drajat Banjaranyar Paciran Lamongan, dengan batas maksimum timur desa Kemantren, barat desa Tunggul, dan selatan desa Dagan.
  4. Selama kegiatan sekolah/memakai seragam sekolah/almamater sekolah peserta didik tidak diperbolehkan berboncengan dengan lawan jenis, meskipun keluarganya sendiri (sesama peserta didik) baik didalam maupun diluar sekolah.
  5. Peserta didik tidak diperbolehkan untuk bersalaman dengan lawan jenis.
  6. Peserta didik yang membawa sepeda motor harus sesuai dengan standart SNI, Wajib memakai helm SNI, Memiliki SIM dan Membawa STNK.
  7. Peserta didik tidak diperbolehkan cangkruk diatas sepeda motor atau cangkruk ditempat parkiran sekolah/pondok.
  8. Setelah selesai apel pagi dan selesai KBM, Peserta didik tidak diperbolehkan untuk kembali ke asrama, Kecuali ada izin dari sekolah.

C. Ketentuan Pakaian Seragam Peserta Didik Putra.

  1. Celana panjang tidak melebihi ukuran mata kaki, bagian bawah dijahit rapi tidak kombor dan tidak ketat atau model pensil.
  2. Baju kemeja lengan pendek, tidak ketat, tidak cingkrang,pada baju terpasang atribut sekolah lengkap.
  3. Baju dimasukkan, rapi dan memakai ikat pinggang resmi yang berlogo sekolah.
  4. Asesoris yang diperbolehkan adalah jam tangan.
  5. Seragam/pakaian peserta didik diatur sebagai berikut :
  6. Hari Sabtu – Ahad : Seragam Batik
  7. Hari Senin – Selasa : Seragam Abu-abu putih
  8. Hari Rabu – Kamis : Seragam Khusus

D. Ketentuan Pakaian Seragam Peserta Didik Putri.

  1. Panjang Rok/Meksi sampai mata kaki, bagian bawah dijahit rapi, tidak ketat, tidak diberi resleting dan tidak ada belahan (belek an).
  2. Baju kemeja panjang longgar (tidak ketat) menutupi pantat, pada baju terpasang atribut sekolah lengkap.
  3. Jilbab dibelakangnya bertuliskan SMK Sunan Drajat Lamongan.
  4. Model Rok/Meksi, baju dan jilbab disesuaikan dengan ketentuan pakaian seragam sekolah yang telah ditetapkan.
  5. Pemakaian jilbab sedemikian rupa, ujung depan jilbab dipanjangkan, sehingga menutupi bagian dada dan rambut tidak kelihatan.
  6. Memakai kaos dalam.
  7. Asesoris yang diperbolehkan adalah jam tangan, pin/bros, dan perhiasan yang tidak mencolok dan tidak bernilai tinggi.
  8. Seragam/pakaian Peserta Didik diatur sebagai berikut :
  9. Hari Sabtu – Ahad : Seragam Batik
  10. Hari Senin – Selasa : Seragam Abu-abu putih
  11. Hari Rabu – Kamis : Seragam Khusus

 

II. PAKAIAN UNTUK MENGIKUTI KEGIATAN DISEKOLAH ATAU DILUAR

A. Umum

  1. Pakaian untuk mengikuti kegiatan disekolah adalah pakaian bebas muslim, rapi dan sopan, dan atau mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh sekolah.
  2. Pakaian bebas muslim adalah pakaian yang dipakai untuk kegiatan sekolah diluar Sabtu-Kamis dan magang.
  3. Selama mengikuti kegiatan disekolah tidak diperkenankan memakai sandal atau sepatu sandal

B. Pakaian untuk kegiatan putra disekolah

  1. Memakai pakaian sopan dan rapi
  2. Memakai sepatu dan kaos kaki pada saat masuk kantor

C. Pakaian untuk kegiatan putri disekolah

  1. Memakai baju sesuai dengan kriteria baju muslimah (sesuai dengan ketentuan pondok pesantren).
  2. Memakai sepatu dan kaos kaki pada saat masuk kantor

 

Pasal 3
PENAMPILAN

  1. Rambut dan kuku tidak bercat/semir
  2. Kuku bersih dan tidak panjang
  3. Rambut peserta didik putra dipotong pendek, rapi, tidak menyentuh alis mata, telinga dan tengkuk kelihatan (potongan rambut maks. 5 cm).
  4. Rambut peserta didik putri tertutup oleh jilbab, sehingga tidak kelihatan atau keluar dari jilbab.
  5. Tidak memakai make up yang berlebihan, tindik dan bertato.

 

Pasal 4
IDENTITAS DIRI

  1. Setiap peserta didik wajib memiliki dan membawa kartu pelajar pada saat kegiatan sekolah.
  2. Menggunakan kartu pelajar tidak semestinya akan dikenakan sanksi yang telah ditetapkan.

 

Pasal 5
MASUK DAN PULANG SEKOLAH

  1. Peserta didik sudah hadir di sekolah jam 06.40 WIB, dan pulang jam 13.20 WIB, kecuali ada kegiatan di sekolah.
  2. Peserta didik yang terlambat atau datang melebihi jam 07.00 WIB harus lapor kepada ketertiban sekolah dan dipersilahkan mengikuti kegiatan sekolah apabila ada surat izin dari ketertiban sekolah.
  3. Peserta didik yang terlambat 2 kali, dibina oleh wali kelas.
  4. Peserta didik yang terlambat 4 kali, dibina oleh Kaprodi.
  5. Peserta didik yang terlambat 6 kali, dibina oleh BK.
  6. Peserta didik yang terlambat lebih dari 6 kali, kebijakan pembinaan oleh ke wakil kepala bidang Ksiswaan, apabila tetap tidak ada perubahan, maka pembinaan adalah kebijakan kepala sekolah.
  7. Selama pelajaran berlangsung dan pada pergantian jam pelajaran peserta didik tetap berada didalam kelas.
  8. Pada jam istirahat peserta didik tidak diperbolehkan keluar dari lingkungan sekolah.
  9. Pada waktu pulang sekolah, peserta didik segera pulang kerumah/pondok dan dilarang keras untuk duduk-duduk (nongkrong) berkelompok ditepi jalan atau tempat-tempat tertentu.

 

Pasal 6
PERIZINAN

  1. Izin tidak mengikuti proses belajar mengajar disekolah diberikan apabila :
  2. Peserta didik sakit yang memerlukan perawatan khusus. Pengajuan izin dengan surat oleh orang tua atau surat keterangan dari dokter.
  3. Orang tua, kakek/nenek, saudara kandung atau saudara kandung orang tua meninggal dunia. Pengajuan izin melalui BK / Guru Piket.
  4. Orang tua/saudara kandung diwisuda, menerima anugerah prestasi atau menunaikan ibadah haji/umroh. Pengajuan melalui wali kelas 7 hari sebelumnya.
  5. Peserta didik yang menunaikan ibadah haji atau umroh akan dipertimbangkan dan disesuaikan dengan program belajar mengajar disekolah. Pengajuan izin secara tertulis kepada kepala sekolah melalui waka Kesiswaan. 7 hari sebelumnya.
  6. Apabila terdapat keluarga, saudara kandung atau saudara orang tua sakit berat, izin khusus diberikan oleh kepala sekolah.
  7. Peserta didik mengikuti kegiatan keluar atas nama sekolah, perizinan ke kesiswaan dan kurikulum.
  8. Izin pulang luar pulau jawa dan madura, perizinan langsung ke kepala sekolah maksimal 1 minggu.
  9. Izin melalui telepon sebelum jam 08.00 WIB oleh orang tua, hanya berlaku selama satu hari kegiatan belajar mengajar.
  10. Peserta didik yang meninggalkan pelajaran karena sakit atau sesuatu hal, harus seizin wali kelas/BK dan pimpinan sekolah dengan mengisi blangko yang telah disediakan.
  11. Peserta didik yang melebihi batas waktu izin yang telah diberikan, yang bersangkutan harus menghadap pimpinan sekolah untuk minta surat izin masuk kelas.
  12. Izin keluar yang diberikan apabila untuk hal-hal yang tidak benar, yang bersangkutan akan diberi sanksi sesuai dengan ketentuan
  13. Semua perizinan harus mengisi buku perizinan yang ada di TU (BAAK)

 

Pasal 7
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

  1. Kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 12.40 WIB dan kegiatan diatur sesuai jadwal pelajaran.
  2. Pelajaran dimulai apabila kelas bersih dan rapi.
  3. Selama kegiatan belajar mengajar berlangsung setiap peserta didik wajib menjaga kebersihan ruang belajar dan ketertiban kelas.
  4. Selama kegiatan belajar mengajar berlangsung peserta didik harus fokus dan dapat mengendalikan diri.
  5. Peserta didik tidak dibenarkan meninggalkan ruang belajar, kecuali setelah mendapatkan izin dari guru mata pelajaran dan atau ketertiban sekolah
  6. Peserta didik mengerjakan semua tugas yang diberikan oleh guru
  7. Peserta didik wajib mengikuti semua ulangan yang diberikan oleh guru dan sekolah
  8. Peserta didik wajib mengikuti kegiatan praktikum sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh sekolah
  9. Selama belajar mengajar berlangsung peserta didik tidak diperkenankan disambang, menerima tamu atau menerima telepon, kecuali seizin sekolah
  10. Selama kegiatan belajar mengajar berlangsung tidak diperbolehkanmakan dan minum.

 

Pasal 8
PELAKSANAAN IBADAH

  1. Peserta didik wajib mengikuti sholat dhuhur berjamaah di Masjid Agung Pon. Pes Sunan Drajat mulai pukul 12.50 – 13.20 WIB
  2. Sangat disarankan peserta didik melaksanakan sholat dhuha pada waktu istirahat.
  3. Sangat disarankan peserta didik untuk berpuasa hari senin dan kamis
  4. Peserta didik putri yang berhalangan sholat, agar tetap masuk ke masjid bagian belakang (tidak diserambi masjid)

 

Pasal 9
PERGAULAN

A. Pergaulan antar Peserta Didik.

  1. Sesama peserta didik adalah bersaudara
  2. Menerapkan 5S (Senyum, Salam, Sapa,Sopan dan Santun)
  3. Saling membantu dan menjalin kerjasama dalam hal kebaikan
  4. Tidak mengambil, menyimpan atau menggunakan barang milik teman lain tanpa seizin pemiliknya
  5. Tidak membuat atau memanggil teman dengan panggilan yang burukatau julukan
  6. Menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain, seperti berlarian ditangga dan koridor atau bersandar dipagar teras sekolah
  7. Adik kelas memanggil “kakak” pada tingkat kelas diatasnya dan kakak memanggil “adik” pada tingkat kelas dibawahnya
  8. Dilarang colak-colek, berduaan, berboncengan dengan teman berlainan jenis yang bukan muhrimnya.
  9. Dilarang berbuat onar, gaduh, berkelahi, didalam dan atau diluar sekolah

B. Pergaulan Peserta Didik dengan guru dan karyawan.

  1. Guru adalah orang tua disekolah
  2. Menerapkan 5S (Senyum, Salam, Sapa Sopan dan Santun)
  3. Mengucapkan salam ketika ketemu dengan Bapak/Ibu guru dan karyawan
  4. Peserta didik putra bersalaman dengan Bapak guru, sedangkan peserta didik putri bersalaman dengan Ibu guru
  5. Bersikap hormat dan berperilaku sopan
  6. Melaksanakan nasehat dan tugas yang diberikan oleh guru dengan ikhlas dan sungguh-sungguh
  7. Menggunakan semua peralatan yang ada disekolah dengan seizin petugas

C. Pergaulan Peserta Didik dengan tamu.

  1. Menerapkan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun)
  2. Membantu melayani keperluan tamu dengan baik selama tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar
  3. Mengingatkan dengan baik dan sopan jika tamu merokok, membuang sampah sembarangan, berpakaian yang tidak sopan atau hal lain yang bertentangan dengan nilai-nilai islam

 

Pasal 10
ORGANISASI PESERTA DIDIK

  1. Organisasi peserta didik yang diakui sah keberadaannya disekolah adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai badan eksekutif.
  2. Setiap peserta didik adalah anggota OSIS, yang masa anggotanya berlaku selama yang bersangkutan menjadi peserta didik di SMK Sunan Drajat Lamongan
  3. Sebagai anggota OSIS, peserta didik wajib mendukung dan aktif dalam mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus OSIS
  4. Kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta didik, baik didalam ataupun diluar sekolah, atas nama OSIS diwajibkan untuk meminta izin dari kepala sekolah, pembina OSIS dan kepesantrenan.
  5. Kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta didik, baik didalam ataupun diluar sekolah, atas nama OSIS yang melibatkan orang atau organisasi atau kelompok tertentu, diwajibkan untuk meminta izin dari kepala sekolah, pembina OSIS dan kepesantrenan.
  6. Untuk mengikuti kegiatan sekolah yang sampai bermalam (menginap), peserta didik diwajibkan membuat surat izin dari orang tua atau wali kelas dan panitia meminta izin kepada kepala Pondok Pesantren Sunan Drajat.
  7. Selama mengikuti kegiatan, peserta didik harus berpakaian dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Islam

 

Pasal 11
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DAN LAINNYA

  1. Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka adalah kegiatan wajib bagi peserta didik (kelas X dan XI).
  2. Kegiatan Ekstrakurikuler dan program pengembangan dilaksanakan pada pukul 14.00 sd 16.00 WIB
  3. Waktu kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan pada hari selasa dan jumat
  4. Selama kegiatan ekstra kurikuler, peserta didik harus berpakaian kaos olahraga SMK Sunan Drajat Lamongan atau memakai seragam ekstrakuriker masing-masing
  5. Setiap kegiatan keluar dari lingkungan sekolah yang melibatkan peserta didik, maka harus ada surat pemberitahuan resmi dari sekolah yang disampaikan kepada orang tua/wali dan pesantren.
  6. Kegiatan ekstra kurikuler dan pengembangan ditetapkan oleh kepala sekolah melalui Waka. Kesiswaan dan kurikulum.
  7. Penanggung jawab pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler dan pengembangan adalah Koordinator BK.

 

Pasal 12
PENGGUNAAN FASILITAS SEKOLAH

A. Fasilitas Kelas (Loker, Kursi dan Meja)

  1. Peserta didik dapat menggunakan fasilitas kelas untuk setiap kegiatan sekolah
  2. Peserta didik menggunakan fasilitas kelas yang sudah ditentukan
  3. Peserta didik bertanggung jawab terhadap fasilitas kelas yang dipinjamkan, meliputi:kebersihan, kerapian dan keamanan.
  4. Kerusakan fasilitas kelas yang disebabkan karena penggunaan yang tidak semestinya, menjadi tanggung jawab peserta didik

B. Poliklinik

  1. Peserta didik boleh menggunakan sarana poliklinik jika sakit atau keperluan tes kesehatan lainnya
  2. Peserta didik yang sakit, namun membutuhkan perawatan lebih lanjut akan dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit dan kemudian dipulangkan kerumah

C. Perpustakaan

  1. Setiap peserta didik wajib menjadi anggota perpustakaan
  2. Peserta didik mentaati peraturan perpustakaan yang berlaku

D. Laboratorium/Bengkel

  1. Peserta didik diperkenankan menggunakan laboratorium/bengkel setelah mendapatkan izin dari pengelola laboratorium/bengkel
  2. Kerusakan alat-alat laboratorium/bengkel karena kelalaian (tidak sesuai dengan prosedur) menjadi tanggung jawab peserta didik
  3. Peserta didik mentaati tata tertib laboratorium/bengkel yang berlaku

E. Sarana dan Prasarana Olahraga

  1. Peserta didik dapat menggunakan sarana dan prasarana olahraga pada saat jam pelajaran olah raga, pelajaran ekstrakurikuler, jam istirahat dengan izin guru olahraga atau penanggung jawab ruang olahraga
  2. Kerusakan fasilitas sekolah dan sarana olahraga yang disebabkan karena penggunaan yang tidak semestinya menjadi tanggungjawab peserta didik
  3. Peserta didik mengembalikan alat olahraga pada tempat yang sudah ditentukan

F. Toilet

  1. Peserta didik melaksanakan adab masuk dan keluar toilet
  2. Peserta didik menjaga kebersihan toilet
  3. Peserta didik tidak bercakap-cakap didalam toilet
  4. Peserta didik menggunakan toilet yang sudah ditentukan

G. Masjid

  1. Tidak bercanda dan mengurangi pembicaraan selama dimasjid
  2. Waktu menunggu iqomat diisi dengan membaca atau menghafal al-qur’an dan atau berdzikir
  3. Setelah salam, membaca wirid dan doa sebagaimana yang telah diajarkan disekolah
  4. Mendengarkan kultum dengan tenang dan tidak berbicara selama kultum berlangsung
  5. Masuk dan meninggalkan masjid setelah berdoa dengan tenang dan tertib

H. Tempat parkir

  1. Kendaraan peserta didik (sepeda motor dan sepeda pancal) diparkir ditempat yang telah ditentukan
  2. Peserta didik bertanggung jawab penuh terhadap keamanan kendaraan yang dibawa
  3. Tidak diperbolehkan menitipkan kendaraan dirumah penduduk sekitar sekolah (parkir diluar sekolah dan pondok)

 

Pasal 13
LARANGAN

  1. Dilarang memalsukan tandatangan siapapun
  2. Tidak menyampaikan amanah sekolah ke orang tua
  3. Dilarang merusak dan mengotori sarana dan prasarana sekolah
  4. Dilarang memiliki, memakai, membawa, mengedarkan dan mengkonsumsi rokok, minuman keras dan NARKOBA
  5. Dilarang membawa atau merakit senjata tajam atau bahan yang dilarang negara
  6. Dilarang membawa rekaman, bacaan, gambar, dan lainnya yang berunsur pornografi
  7. Dilarang menggunakan knalpot sepeda motor yang tidak standart

 

 

BAB II
Pasal 14
PELANGGARAN DAN SANKSI

Pelanggaran adalah tingkah laku peserta didik yang tidak sesuai dengan aturan tata tertib. Setiap peserta didik yang melanggar tata tertib sekolah akan mendapatkan sanksi sesuai dengan kategori pelanggarannya. Kategori pelanggaran dan sanksinya adalah sebagai berikut :

No Kategori Sanksi
1. Ringan Pembinaan langsung oleh guru atau wali kelas
2. Sedang Pembinaan langsung wali kelas atau BP/BK atau Kaprodi
3. Berat

1.     Orang tua dipanggil

2.  Membuat pernyataan tertulis diatas kertas bermaterai yang diketahui oleh orang tua

3.     Skorsing

4.     Dikembalikan ke orang tua

 

 

BAB III
Pasal 15
BENTUK-BENTUK PELANGGARAN

A. Bentuk Pelanggaran Kategori Ringan

  1. Tidak fokus atau mengganggu ketenangan kegiatan belajar mengajar
  2. Bertindak tidak santun pada teman
  3. Bertindak tidak sopan pada guru dan karyawan
  4. Makan dan menghisap permen saat kegiatan belajar mengajar berlangsung
  5. Makan dalam kelas
  6. Makan dan minum sambil berdiri
  7. Duduk diatas meja atau pagar sekolah
  8. Bermain bola didalam kelas atau koredor
  9. Masuk keruang guru atau kantor tanpa izin
  10. Menerima tamu/telpon pada saat pelajaran berlangsung
  11. Terlambat sholat berjamaah dimasjid
  12. Melompati pagar atau koridor sekolah
  13. Terlambat apel
  14. Terlambat masuk sekolah setelah jam istirahat atau pergantian jam pelajaran
  15. Tidak membawa peralatan belajar atau buku sesui dengan jadwal
  16. Setelah apel dan KBM kembali ke asrama
  17. Kancing baju atau lengan baju yang tidak dipasang
  18. Memakai asesoris selain yang diperbolehkan atau berlebihan/menyolok
  19. Berpakaian kotor, sobek/jahitan lepas, bergambar dan bertulisan
  20. Memakai sandal atau sepatu sandal dan tidak memakai kaos kaki putih ketika waktunya KBM berlangsung
  21. Pada saat kegiatan disekolah peserta didik putra tidak memakai pakaian yang telah ditentukan

B. Bentuk Pelanggaran Kategori Sedang

  1. Tidak mengikuti apel pagi dan sholat dhuhur berjamaah dimasjid
  2. Tidak tertib dimasjid, ruang wudlu, makan, perpustakaan dan kantin
  3. Memalsukan tanda tangan, tidak menyampaikan amanah sekolah ke orang tualain
  4. Merusak dan mengotori sarana dan prasarana sekolah
  5. Duduk-duduk (nongkrong) berkelompok ditepi atau ditempat-tempat tertentu pada waktu pulang sekolah
  6. Membawa benda, permainan atau bacaan yang tidak ada kaitannya dengan pelajaran
  7. Terlambat sekolah
  8. Tidak masuk tanpa keterangan
  9. Melebihi batas waktu izin yang diberikan
  10. Meninggalkan kelas atau sekolah sebelum jam berakhir
  11. Tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atau kegiatan sekolah
  12. Pakaian seragam tidak sesuai dengan model dan ketentuan yang berlaku
  13. Memakai sepatu, kaos kaki, ikat pinggang yang tidak sesuai dengan ketentua sekolah
  14. Peserta didik putra berambut panjang, potongan tidak rapi/tidak teratur dan atau diwarnai
  15. Memanjangkan dan mengecat kuku
  16. Peserta didik putri berpakaian ketat, transparan dan celana panjang pada kegiatan sekolah
  17. Peserta didik putri memakai kerudung, tidak rapi sehingga kelihatan rambut atau bagian aurat lainnya
  18. Tidak masuk sekolah dan berada di asrama atau tempat lainnya

C. Bentuk Pelanggaran Kategori Berat

  1. Tidak berdomisili dipondok sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  2. Selama pendidikan menikah dan hamil
  3. Mengejek, menghina, menyakiti, melawan kepala sekolah, guru dan karyawan SMK Sunan Drajat Lamongan
  4. Berduaan dan berboncengan dengan teman berlainan jenis yang bukan muhrimnya
  5. Membawa, Memakai, Mengedarkan, atau mengkonsumsi rokok, miras, dan Narkoba
  6. Membawa senjata tajam atau merakit senjata atau bahan yang dilarang Negara
  7. Membawa rekaman, bacaan, dan gambar pornografi
  8. Berkelahi antar teman di SMK Sunan Drajat Lamongan atau Pondok Pesantren Sunan Drajat
  9. Tidak masuk dengan keterangan palsu
  10. Mencuri dan berbohong
  11. Memiliki, membawa, mengedarkan, atau mengkonsumsi miras dan Narkoba
  12. Berkelahi dan tawuran antar teman dengan melibatkan pihak luar
  13. Tidak masuk lebih dari 7 hari tanpa keterangan
  14. Membawa, menggunakan walkman, telepon genggam/HP/tablet atau alat permainan lainnya saat pelajaran berlangsung
  15. Menitipkan kendaraan pada masyarakat sekitar sekolah

 

 

Ditetapkan di Paciran
Pada Tanggal 1 Juli 2017
Kepala Sekolah,

 

Drs. SARGONO, M.Pd